Thursday, June 24, 2010

Tersenyumlah untuk Kehidupan

0 comments
Ketika kamu tersenyum :) sedangkan hati merasa galau dan sedih, sesungguhnya kamu telah meringankan penderitaan dan membuka pintu untuk melepaskan diri dari masalah.

Jangan sekali-kali kamu ragu untuk tersenyum :). Sesungguhnya dalam diri kamu ada kekuatan dahsyat tersenyum :). Berhati-hatilah untuk tidak menahan dan menyembunyikanya. Bila hal itu terjadi, kamu telah menghancurkan diri dengan kaca penderitaan.

Tak ada bahaya apapun yang mengancam bila kamu tersenyum :) dan berbicara akrab dengan orang lain melalui bahasa hati. Alangkah indahnya bibir kita ketika kita berbicara dengan bahasa senyuman :) !!

Aku pernah dengar kalau senyum :) adalah kewajiban sosial. Pernyataan itu benar, karena ketika kamu hendak berinteraksi dengan orang lain maka kamu akan senantiasa berbuat baik ketika bergaul dengan mereka. Kamu harus menyadari bahwa hidup bermasyarakat menuntut sejumlah kecakapan. Diantara kecakapan tesebut adalah seni senyum :) yang menjadi ukuran sosial masyarakat.

Jadi ketika kamu tersenyum untuk orang lain, sesungguhnya kamu sedang memberikan keindahan hidup, semangat optimisme, dan memberikan kabar gembira atas harapan yang mereka idamkan.

Namun, ketika kamu menemui orang dengan wajah kusut dan garang, maka sebenarnya kamu telah menyiksanya serta mengeruhkan suasana indah dan jernih dari kehidupan mereka.

Jadi, kenapa kamu rela menjadi penyebab kesengsaraan orang lain???

Sedikit Asal Membahagiakan, Bukan Banyak tapi Menyengsarakan

0 comments
Umur kita yang dihitung adalah umur berisi dengan kebahagiaan, kesenangan, ketenangan, dan kepuasan. Sedangkan ketika kita bersikap rakus, tamak, dan merasa gelisah, maka itu bukanlah termasuk bagian dari umur kita yang sebenarnya, karena itu telah mengancam kesehatan dan kebahagiaan kita.

Jadilah seperti kupu-kupu, sayapnya tipis dan bayanganya lembut. Tubuhnya indah dan sangat sedikit bergantung kepada sesuatu. Ia terbang dari satu bunga ke bunga lain, dari satu dahan ke dahan lain, dan dari satu kebun ke kebun yang lain.

Atau jadilah seperti lebah. Ia memakan yang baik dan menghasilkan yang baik. Bila ia hinggap di suatu ranting, maka tidak menyebabkanya patah. Ia menyentuh sari makanan, tapi tidak menyengatnya. Ia mengeluarkan madu, tapi tidak menggigit. Ia terbang dengan cinta dan hinggap dengan kasih sayang. Ia memiliki suara yang membawa kegembiraan dan dengungan yang membawa kerinduan. Ia laksana utusan dari malaikat langit yang turun dan hinggap dari alam yang kekal.

Pembuatan Film "Be Green"

0 comments
Kali ini kelompok7 bikin film yang temanya "Green Infrastructure". Dalam skenario tersebut, kami menampilkan keadaan kota yang tidak nyaman dan membandingkanya dengan perdesaan yang nyaman dan asri. Kemudian dengan usaha mewujudkan keadaan kota yang memiliki ruang terbtka hijau sehingga dapat mengurangi tingkat polusi yang ada dan dapat menjadikanya kota yang lebih nyaman dan asri.

Genre dalam film kami bersifat naratif.

Sinopsis film:
sekelompok mahasiswi yang sedang liburan ingin mengisi liburan mereka dengan sesuatu yang baru karena bosan dengan kehidupan di kota. Dari beberapa ide yang muncul, mereka memutuskan untuk liburan di desa. Setelah beberapa hari di desa mereka mendapatkan inspirasi untuk menghijaukan kota.

Buat kelanjutan ceritanya, ditunggu filmnya yah ;)
 

mutiacakadut Copyright 2008 All Rights Reserved Baby Blog Designed by Ipiet | All Image Presented by Tadpole's Notez